Kabar Baik Buat Mahasiswa, JSTOR Gratiskan Jurnal Ilmiah saat Wabah Corona

Kabar Baik Buat Mahasiswa, JSTOR Gratiskan Jurnal Ilmiah saat Wabah Corona thumbnail
Ilustrasi buku di rak. Foto: Iqbal Firdaus/kumparanAda kabar bagus buat kamu mahasiswa yang masih aktif kuliah. Layanan perpustakaan digital dan artikel akademik JSTOR menggratiskan sejumlah buku dan artikel ilmiah yang sebelumnya bisa diakses dengan cara berlangganan.JSTOR, yang merupakan singkatan dari Journal Storage (dibaca Jay-Stor), saat ini membuka sekitar 6.000 buku elektronik dan 150 jurnal ilmiah…
Ilustrasi buku di rak. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Ada kabar bagus buat kamu mahasiswa yang masih aktif kuliah. Layanan perpustakaan digital dan artikel akademik JSTOR menggratiskan sejumlah buku dan artikel ilmiah yang sebelumnya bisa diakses dengan cara berlangganan.

JSTOR, yang merupakan singkatan dari Journal Storage (dibaca Jay-Stor), saat ini membuka sekitar 6.000 buku elektronik dan 150 jurnal ilmiah yang bebas untuk dibaca tanpa harus login. Itu termasuk 26 jurnal bertema Kesehatan Masyarakat yang dibuka gratis sampai 30 Juni 2020.

Akses gratis dibuat dalam rangka mengakomodasi kebutuhan mahasiswa selama wabah virus corona SARS-CoV-2. Seperti diketahui, wabah virus yang menyebabkan penyakit COVID-19 tersebut telah mengganggu aktivitas akademik di seluruh dunia karena protokol lockdown maupun social distancing.

“Untuk mendukung institusi kami selama masa yang penuh tantangan ini, JSTOR dan penerbit kami yang berpartisipasi menyediakan set konten yang diperluas secara gratis untuk siswa yang aktivitasnya terdampak karena wabah COVID-19,” jelas JSTOR dalam situs mereka.

Penyemprotan disinfektan di kampus UNSOED, Purwokerto, Jawa Tengah. Foto: Dok. Istimewa

Mereka juga menyebut orang-orang yang sebelumnya tidak memiliki akses ke perpustakaan JSTOR, sekarang dapat melihat semua konten akses terbuka mereka tanpa harus membuat akun.

JSTOR juga menjelaskan bahwa perpustakaan yang tutup karena wabah coronavirus dapat menggunakan layanan mereka melalui akses remote. Tak hanya itu, JSTOR juga menyediakan lebih dari 20.000 buku tanpa biaya untuk lembaga akademik dan sekolah menengah yang berpartisipasi di JSTOR, tetapi tidak berpartisipasi dalam program buku mereka.

“Jumlah buku yang tersedia melalui upaya ini bertambah setiap hari karena lebih banyak penerbit yang ikut serta,” kata JSTOR.

Pengumuman JSTOR tersebut mendapat reaksi positif dari netizen Twitter, meski JSTOR mengingatkan bahwa layanan gratis ini hanya dibuka untuk sesaat.

Layanan akademik JSTOR saat ini membuka sekitar 6.000 buku elektronik dan 150 jurnal ilmiah yang bebas untuk dibaca. Bagi kamu yang bingung karena kondisi perpustakaan dan kampus yang tutup, dapat membaca artikel dan buku gratis dari JSTOR.

Read More